Melalui Pinjaman Pendidikan Tanpa Agunan

Cara Kerja Pinjaman Dana Pendidikan Pinduit

Cara Kerja Pinjaman Dana Pendidikan Pinduit

Siapkan Data

Lengkapi data-data yang dibutuhkan

Cara Kerja Pinjaman Dana Pendidikan Pinduit

Verifikasi

Langsung dihubungi oleh tim Pinduit dalam 1 hari

Cara Kerja Pinjaman Dana Pendidikan Pinduit

Bayar Uang Muka

Pembayaran Angsuran Pertama

Cara Kerja Pinjaman Dana Pendidikan Pinduit

Penyaluran Dana

Pinduit menyalurkan dana pendidikan langsung ke institusi pendidikan yang dituju

Cara Kerja Pinjaman Dana Pendidikan Pinduit

Mulai Kuliah

Mengangsur pembayaran lewat Pinduit

Siapkan Data Untuk Mengajukan Pinjaman

KTP Pinjamin

KTP Penjamin

KTP Pinjamin

Kartu Keluarga Penjamin

KTP Pinjamin

Mutasi Transaksi Bank 3 Bulan Terakhir

  • KTP Pinjamin

    KTP Penjamin

  • KTP Pinjamin

    Kartu Keluarga Penjamin

  • KTP Pinjamin

    Mutasi Transaksi Bank 3 Bulan Terakhir

    Kamu bisa mengajukan pinjaman di Pinduit Partner berikut

    Bunga Cicilan yang Rendah

    Suku bunga tetap mulai dari 1,0% per bulan
    Biaya Administrasi 1% dari total biaya pendidikan
    Denda 4% dari cicilan apabila pembayaran cicilan melewati 7 hari dari tanggal jatuh tempo dan 0,5% perhari setelahnya

    Hal-hal yang Wajib Diperhatikan

    1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati para pihak secara elektronik melalui platform ini dan ketentuan hukum yang berlaku. Oleh karena itu, masing-masing para pihak wajib membaca seluruh ketentuan dan persyaratan yang berlaku bagi para pihak sebagaimana dimuat dalam platform ini.

    2. Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

    3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pemberi Pinjaman dan Penerima Pinjaman (“Pengguna”) dapat mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

    4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.

    5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.

    6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

    7. Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.

    8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.

    9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi. Pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.